Presiden FSPPB Apresiasi Keberhasilan Pemadaman Kebakaran Tangki 36 T-102, RU IV Cilacap

Pambudi, offshoreindonesia.com
Minggu, 14 November 2021 | 22:30 WIB


Presiden FSPPB Apresiasi Keberhasilan Pemadaman Kebakaran Tangki 36 T-102, RU IV Cilacap
Foto: istimewa
OFFSHORE Indonesia - Sehubungan dengan keberhasilan pemadaman insiden kebakaran Tangki 36 T-102 di RU IV Cilacap, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar melalui keterangan pers tertulis yang dikirimkan ke media, Minggu (14/11) mengutarakan FSPPB sebagai bagian dari keluarga besar Pertamina yang sedang diuji musibah, merasa bersyukur karena  kebakaran di tangki sudah berhasil dipadamkan. 

"Alhamdulillah, atas berkat rahmat Allah SWT, hari ini 14 November 2021 kondisi kebakaran Tangki 36 T-102 di RU IV Cilacap telah berhasil dikendalikan," ucapnya. 

Presiden FSPPB, mewakili seluruh Ketua Umum (Ketum), seluruh Pengurus dan Seluruh Pekerja Pertamina memberikan salam penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas kesigapan Tim Manajemen dan Pekerja RU IV Cilacap yang telah membuktikan kekompakan dan soliditasnya dalam penanggulangan kebakaran hanya dalam kurun waktu 12 jam tanpa harus melakukan stop operasi termasuk kesigapan dalam penanganan warga sekitar. Operasional kilang tetap berjalan normal sehingga bisa kita pastikan dan yakinkan pasokan BBM nasional tidak terganggu.

"Tidak lupa FSPPB juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari segenap elemen masyarakat, Pemerintah Daerah, TNI & POLRI, dan Para Pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam proses penanganan insiden kebakaran Tangki 36 T-102 di RU IV Cilacap ini," katanya.

Arie selaku Presiden FSPPB juga mengajak semua pekerja Pertamina untuk sama-sama mengambil hikmahnya, tetap bekerja dengan dedikasi terbaik, solid dan profesional serta berikhtiar, dengan memohon doa kepada seluruh elemen masyarakat termasuk kepada anak-anak yatim piatu di pondok-pondok Pesantren.

Selanjutnya dia mohon kepada seluruh elemen masyarakat termasuk mengajak anak-anak yatim piatu untuk senantiasa mendoakan Pertamina khususnya RU IV kedepannya dijauhkan dari segala marabahaya, musibah dan dari hal-hal yang berdampak buruk terhadap operasi (kilang). Sehingga Pertamina mampu terus menunaikan penugasan pemerintah dengan baik dalam menyediakan energi ke seluruh negeri.

Salah satu ikhtiar yang telah dilakukan sebagai inisasi adalah rangkaian silaturahmi FSPPB dan SPP-PWK ke Ponpes Yayasan Al Fatah Jayahim hari ini dengan  penyerahan secara simbolis santunan kepada perwakilan anak-anak yatim piatu di Masjid Al Fatah Jayahim. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Anas.