Selang dan Regulator Gas Wajib Rutin Diperiksa

redaksi, offshoreindonesia.com
Jumat, 12 Juni 2020 | 15:49 WIB


Selang dan Regulator Gas Wajib Rutin Diperiksa
OFFSHORE Indonesia - Kecelakaan atau kebakaran yang terjadi akibat gas yang bocor, dapat dihindari dengan pemeriksaan rutin terhadap selang dan regulator. Pada umumnya, kebocoran gas disebabkan oleh selang yang rusak atau getas dan regulator yang tidak terpasang dengan baik.

"Selang kan terbuat dari karet, walaupun kadang-kadang dibungkus aluminium pada bagian luarnya. Selang karet ini harus rajin diperiksa karena sifat elastisnya bisa berkurang atau menjadi getas. Ini salah satu bagian yang rawan karena kalau terjadi kebocoran, bisa menimbulkan kecelakaan atau ledakan," kata Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Adhi Wibowo dalam webinar mengenai Keselamatan Penggunaan LPG Untuk Rumah Tangga dan Pedagang yang diselenggarakan PPSDM Migas, Jumat (12/6/2020).

Menurut Adhi, sebagian masyarakat mengira ledakan atau kebakaran disebabkan oleh tabung LPG, bukan lantaran selang maupun regulator. Pemeriksaan secara berkala terhadap kedua produk tersebut, paling mudah dilakukan ketika mengganti isi tabung gas yang habis. Apabila ketika dipasang menimbulkan bunyi mendesis dan berbau, maka harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Gas diberikan bau yang khas supaya mudah dikenali ketika terjadi kebocoran dan ketika itu terjadi, segera buka ventilasi agar gas bisa segera keluar. Jangan menyalakan kompor hingga baunya hilang, setelah itu buka regulator dan cek kerusakan serta ganti dengan baru," imbuh Adhi.

Adhi menghimbau agar masyarakat membeli kompor, selang maupun regulator yang memenuhi standar (SNI). Selain itu, harus dipastikan juga tabung gas memenuhi standar keselamatan dengan cara memeriksa kondisi fisik secara virtual. Misalnya, tabung tidak dipenuhi karat, tidak ditemukan adanya bagian yang pernah terbakar serta tidak ada kerusakan fisik seperti penyok, benjol atau goresan dalam.

"Dilakukan juga pemeriksaan keutuhan segel pada katup, adanya seal atau pelindung lainnya, adanya karet hitam (rubber seal) di dalam katup serta penandaan pada tabung harus terlihat jelas," tambahnya.

Tips lainnya yang harus dilakukan untuk menghindari kecelakaan atau kebakaran adalah penempatan tabung di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik, sebaiknya ada ventilasi udara di bagian bawah dekat lantai ruangan dan posisi tabung harus selalu berdiri tegak dengan katup menghadap ke atas.

Selain itu, tabung LPG harus terlindung dari hujan dan panas langsung matahari, tabung tidak boleh dipasang dekat sumber api seperti kompor minyak, arang, kayu bakar dan batubara.

Terakhir, letakkan kompor gas di bagian yang mendatar dan jauh dari bahan yang mudah terbakar. 


ARTIKEL TERKAIT