Bersiap Holding, BKI Gelar Uji Ketahanan Kepemimpinan

Doci, offshoreindonesia.com
Selasa, 05 Maret 2019 | 15:27 WIB


Bersiap Holding, BKI Gelar Uji Ketahanan Kepemimpinan
Dirut BKI Rudiyanto (kiri)
OFFSHORE Indonesia - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI menggelar kegiatan Leadership Endurance Test (LET) atau "Uji Daya Tahan Kepemimpinan" di Jakarta, Selasa (5/2/2019). Acara yang bekerjasama dengan PT Dirga Cahya Abadi Anugrah, ini diikuti surveyor, para manajer, senior manajer, kepala cabang, dan kepala bagian setingkat divisi/SBU.

Kegiatan LET ini adalah salah satu metodologi asesmen untuk menilai profil endurance seseorang dihadapkan dengan semua proyeksi jabatan sehingga hasil akhirnya adalah mendapatkan job matching untuk berbagai posisi.

Direktur Utama BKI Rudiyanto mengatakan kegiatan ini tiada lain guna meningkatkan kapabilitas dan kapasitas SDM di BKI dan menguji sejauh mana karyawan yang menduduki posisi tertentu tahan terhadap berbagai tekanan dalam kepemimpinannya. Selain itu, melihat adanya visi dan misi super holding BUMN, BKI harus siap menghadapinya sehingga diharapkan mampu bersaing dan mampu  mengembangkan karir ke depannya.

Rudiyanto menuturkan, kegiatan ini juga merupakan upaya bersama agar dapat lebih berpikir global dan memposisikan diri sesuai yang diharapkan dari visi dan misi super holding BUMN untuk kepentingan bangsa dan negara.

Dalam kegiatan dua hari yang dimulai Selasa tanggal 5 Maret 2019 sampai dengan Rabu tanggal 6 Maret 2019 tersebut, di hari pertama  Deputi Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra, memberikan arahan dan paparan terkait visi dan misi BUMN, sinergi BUMN menuju super holding,  pembentukan SDM atau Human Capital melalui program Integrated Talent Management Systems (ITMS). ITMS dimulai dari talent acqusition dimana BUMN akan mengirim para talent terbaik ke Kementerian BUMN. 

“Dengan dilandasi Kapasitas SDM & Produktivitas yang kuat dan kokoh, yang sedang dijalankan saat ini, maka visi dan misi BUMN tersebut dapat tercapai dengan baik,” ujar Hambra.

Sebab dalam menghadapi globalisasi, BUMN sebagai kekuatan ekonomi nasional di tingkat global harus memiliki standar pengelolaan World Class, BUMN harus mampu memposisikan diri sebagai agent of development yang berfungsi sebagai alat negara dalam melaksanakan pembangunan nasional untuk menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik dengan meningkatkan daya saing dan peningkatan peran BUMN dalam pembangunan nasional.


ARTIKEL TERKAIT