Pulau Adonara, Keindahan dan Kedamaian yang Ngangeni

Pam, offshoreindonesia.com
Minggu, 12 Juli 2020 | 21:39 WIB


Pulau Adonara, Keindahan dan Kedamaian yang Ngangeni
Pulau Adonara Nusa Temggara Timur
OFFSHORE Indonesia - Mungkin sedikit dari kita yang mengetahui tentang Pulau Adonara. Pulau kecil nan indah ini terletak di deretan kepulauan Nusa Tenggara Timur.

Perjalanan dari Surabaya, ditempuh dengan pesawat yang menuju ke Kupang selama 2 jam, setelah itu dilanjutkan Kupang - Larantuka yang hanya memakan waktu 45 menit. Terakhir dari Larantuka menuju Adonara menggunakan kapal laut ditempuh dalam waktu 1 jam.

Perjalanan yang cukup melelahkan, namun semua itu akan terbayar dengan keindahan yang disuguhkan oleh Pulau Adonara. Selama perjalanan menggunakan kapal laut, kita akan melihat gugusan gunung, bukit dan birunya laut yang mengelilingi.

Bukan hanya pemandangan yang indah untuk menjernihkan mata, penduduknya pun sungguh ramah. Di setiap perjalanan dan berpapasan dengan warga disana, kita akan disapa dengan kata "kareu atau nare" dimana artinya adalah selamat.

"Begitu senangnya ketika mereka menyapa meskipun tidak mengenal siapa yang disapa. Hati ini memanggil untuk kembali ke Lewotana atau kampung halaman di pulau kecil itu di kemudian hari setelah menimbah ilmu di Kota Pahlawan Surabaya untuk pulang gelekat atau mengabdi di tanah mahar gading,"  kata Maksimus Lewogete, Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Minggu (12/7/2020) kepada reporter media ini. 

Meksy begitu panggilan akrabnya, warga asli Adonara bercerita selama menemani media ini.  "Setiap berkunjung di rumah warga, dipastikan makanan khas NTT, jagung titi atau Wata Kenaen beserta pisang goreng dan seduhan kopi yang begitu nikmat akan selalu menghiasi meja tamu setiap rumah. Rasa yang sederhana namun begitu memikat, " tuturnya.

Adonara adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, yakni di sebelah timur Pulau Flores. Luas wilayahnya 509 km², dan titik tertingginya 1.676 m. Pulau ini dibatasi oleh Laut Flores di sebelah utara, Selat Solor di selatan (memisahkan dengan Pulau Solor), serta Selat Lowotobi di barat yang memisahkan dengan Pulau Flores.

Secara administratif, Pulau Adonara termasuk wilayah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Adonara merupakan satu di antara dua pulau utama pada kepulauan di wilayah Kabupaten Flores Timur.

Adonara dahulu merupakan sebuah kerajaan. Secara umum, masyarakat di pulau Adonara bertani. Karena kondisi geografisnya, pertanian di sini adalah pertanian lahan kering. Hasil utama dari pertanian ini yaitu jagung, ubi atau singkong serta tanaman perkebunan seperti kelapa, tembakau, vanila, coklat dan cengkeh.

Pulau Adonara merupakan bagian dari Kabupaten Flores Timur dengan ibu kota kabupaten yaitu Larantuka. Kabupaten Flores Timur sendiri terdiri dari 3 bagian yaitu Flores Daratan-- ujung timur pulau Flores, Pulau Adonara dan Pulau Solor. Pulau Adonara terdiri dari 8 kecamatan, yaitu Kec. Adonara Timur, Kec Adonara Barat, Kec. Kelubagolit, Kec. Witihama, Kec. Wotan Ulumado, Kec. Ile Boleng    , Kec Adonara, dan Kec Adonara Tengah.

Selain sistem pemerintahan negara, di Adonara juga terdapat sistem pemerintahan berdasarkan suku. Di dalam sebuah suku terdapat seorang kepala suku. Selain kepala suku, ada juga sekelompok masyarakat yang turut berperan dalam sistem pemerintahan adat yaitu kaum bangsawan atau dalam bahasa Lamaholot disebut Ata Kebelen.

"Kepala suku memegang peranan dalam hal upacara adat, menjatuhkan sanksi adat, dan hal-hal lain yang lebih bersifat spiritual. Sedangkan para Ata Kebelen biasanya memegang tampuk kekuasaan pemerintahan (seperti kepala dusun, kepala desa, lurah atau camat). Di antara keduanya terjalin hubungan yang baik dan tidak saling melangkahi kewenangan masing-masing," pungkas mahasiswa Fakultas Hukum ini.


ARTIKEL TERKAIT