SESM dan Pabrik Mobil Cina Akan Bikin Mobil Listrik Lima Penumpang

Pam, offshoreindonesia.com
Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:52 WIB


SESM dan Pabrik Mobil Cina Akan Bikin Mobil Listrik Lima Penumpang
Iluatrasi mobil listrik
OFFSHORE Indonesia - Untuk memperkuat bisnis utama di bidang energi terbarukan (renewable energy)  PT. Sumber Energi Sukses Makmur (SESM) menandatangani MoU dengan Today Sunshine perusahaan pabrik mobil asal Zhejiang, Cina.  Kerjasama Perakitan Mobil Listrik (EV) ini merupakan kelanjutan dari pembicaraan kedua perusahaan selama 6 bulan terakhir. 

Penandatanganan MoU dihadiri Zulfian Mirza selaku Presiden Direktur SESM dan M. Hamza selaku Direktur IPP Renewable SESM dan Nick dari pihak manajemen Today Sunshine. 

Zulfian Mirza, Presiden Direktur SESM mengaku antusias dengan kerjasama kedua belah pihak dan berharap bisa memulai produksi dalam waktu dekat.

“Kerjasama ini akan memproduksi mobil listrik di segmen low-speed electric vehicles dengan kapasitas 5 penumpang  sebanyak 10.000 unit per tahun” ujar Zulfian, di Jakarta, Rabu (12/08/2020).  

Zulfian menyebutkan  kerjasama ini merupakan bentuk komitmen SESM untuk terus mengembangkan renewable energy dan mengurangi emisi karbon. Untuk lebih lanjut, pihaknya mengaku akan mengirim tim ke pabrik Today Sunshine di China menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19. 

Pihaknya pun menyebut pemilihan Batam sebagai lokasi pabrik dikarenakan kota tersebut sudah memiliki infrastruktur dan merupakan free trade area. Mobil listrik ini akan menggunakan teknologi baterai listrik dengan bahan baku yang akan diperoleh dari Sulawesi. 

Sementara itu menurut Nick, mewakili manajemen Today Sunshine, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan kerjasama pertama internasional mereka di Indonesia. Today Sunshine sendiri adalah perusahaan swasta yang berdiri sejak 2014 lalu dan telah memproduksi sekitar 50 ribu unit low-speed electric vehicles sejauh ini. 

Selanjutnya Hamza menyampaikan perusahaan akan menindaklanjuti pengurusan semua perijinan menyangkut TKDN dan ijin prinsip lainnya. Diharapkan pembangunan pabrik akan dapat dimulai pada tahun depan.  

"SESM juga memiliki rencana pengembangan industri baterai di lokasi yang sama untuk mendukung kebutuhan baterai mobil listrik dan melihat dukungan pemerintah yang sangat besar untuk pembuatan baterai lokal dengan sumber bahan baku dari Sulawesi yang sangat besar," katanya.

Perusahaan juga akan mengembangkan stasiun pengisian baterai di beberapa lokasi di kota besar Indonesia serta menyiapkan solar farm di beberapa titik di Jakarta untuk mendukung rencana tersebut.